JANGAN TERFOKUS PADA “MENANG”   Leave a comment

Oleh: Musyafa Ahmad Rahim

JANGAN TERFOKUS PADA "MENANG"

Ikhwati fillah…

Terkait dengan ‪kemenangan‬, dan apa yang sedang berlangsur dan sedang terjadi pada diri kita dan saudara-saudara kita di luar sana, sebaiknya kita tidak selalu berfikir linier, matematik dan semacam memastikan.

Sebab, perlu kita ketahui, ada banyak maqashid Allah (jadi bukan satu maqsud saja) dalam urusan dakwah, perjuangan dan pengorbanan. Kemungkinannya banyak, dan kita tidak bisa memastikan yang mana yang akan menjadi pilihan Allah SWT.

Diantara kemungkinan-kemungkinan itu adalah:

1. وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا
(dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman dengan orang-orang kafir)

2. وَيَتَّخِذَ مِنكُمْ شُهَدَاءَ
(dan supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada’)

Namun, perlu kita yakini bahwa, Allah SWT selamanya tidak mencintai orang-orang zhalim ( وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ ). [QS Ali Imran:140]

Ada juga kemungkinan maqashid (tujuan) lain, diantaranya:

3. يُعَذِّبْهُمُ اللَّهُ بِأَيْدِيكُمْ
Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu.

4. وَيُخْزِهِمْ
menghinakan mereka

5. وَيَنصُرْكُمْ عَلَيْهِمْ
dan menolong kamu terhadap mereka

6. وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُّؤْمِنِينَ
serta melegakan hati orang-orang yang beriman

7. وَيُذْهِبْ غَيْظَ قُلُوبِهِمْ
dan menghilangkan panas hati orang-orang mukmin

Bahkan ada kemungkinan, sebagian dari musuh-musuh da’wah itu bertaubat, dan Allah menerima taubat mereka.

8. وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَىٰ مَن يَشَاءُ ۗ
Dan Allah menerima taubat orang yang dikehendaki-Nya.

Semua ini terkait dengan ilmu dan hikmah Allah SWT ( وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ ) [Q.S. At-Taubah: 14 – 15]

Jadi, kita jangan terfokus pada kata "menang" sahaja.

Pepatah Arab mengatakan:
لله في خلقه شؤون
"Ada banyak urusan Allah SWT"

Yang terpenting bagi kita adalah: jalani perintah Allah, tinggalkan larangan-Nya, dan tsabat di atas jalan dakwah-Nya.

Apa yang akan terjadi selanjutnya? Itu rahasia Allah SWT.

Wallahu a’lam

Posted Juni 2, 2015 by Saproni M Samin in syariah dan kehidupan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: