rehat pagi Pak Kamsud & Remaja Tato Kodok   Leave a comment

Pak Kamsud (bukan tukang sate) didatangi oleh seorang pemuda yg hendak melamar putrinya, lalu Pak Kamsud pun bertanya kepada pemuda itu;
"Usia anda berapa, dik?"
"30 pak"
"Pendidikan terakhir?"
"SMP pak"
"Trus gak lanjut sekolah?"
"Setelah itu saya belajar sendiri pak, otodidak, ijazah itu tak penting"
"Ooh, bagus itu"
"Oiya, dalam Al-Qur’an itu terdapat berapa surat ya?"
"Mmm.. Aduh, berapa ya, lupa saya pak" (sambil garuk2 kepala)
"Kalo adzan subuh hari ini jam berapa ingat gak?"
"Eeee… Aduuh, saya tadi langsung shalat saja pak, gak sempat lihat jam" (garuk2nya tambah kenceng)

"Ya udah, minum aja kopinya dulu, nanti keburu dingin"
"Terimakasih pak"
"Ngopi itu kurang afdhol kalo gak sambil ngerokok, nih rokoknya" (sambil ngeluarin sam soe dari kantong baju)

"Waah, terimakasih. Bapak rokoknya samsoe juga ya, koq selera kita sama?" (sok dekat plus cari muka)
"Kalo bapak sih gak ngerokok, ini cuman buat pengen tahu aja, kamu perokok apa bukan"
"(Glek. Keselek kopi)"

"Eh, ngomong2 itu ada hitam2 di leher kamu apa? Tahi lalat? Koq gede banget"
"Mmm.. Ini anu pak, ini namanya, mmm…tato pak"
"Oooh.. Gambar apa?
"Gambar kodok bawa payung pak, osella" (hitters 80-90 pasti kebayang)
"Ooh, bagus itu, bapak juga suka kodok"
"Wah, beneran pak?" (sambil kegirangan)
"Iya, suka nimpukin kodok pake bata"
"(Glek. Keselek lagi)"

"Ya udah gini aja dik, biar gak panjang lebar, langsung ke poin aja. Intinya, lamaran adik bapak tolak!"
"Lho pak, kenapa? Bapak jangan menilai saya dari penampilan luar dong, meskipun begini, saya sudah mandiri, punya rumah, punya kendaraan, punya karyawan, punya kerjaan, dan bisa membahagiakan anak bapak. Yang penting kerjanya pak, bukan casingnya" (hampir putus asa)

"Dik, ingat2 pesat Buya Hamka; ‘Kalau hidup sekedar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau kerja sekedar kerja, kera di hutan juga kerja.’ Bapak ini ingin menantu bapak kelak adalah lelaki yg dapat menyelamatkan keluarganya dari siksa akhirat.
Sumber: didapat dari medsos yang beredar

Posted Oktober 31, 2014 by Saproni M Samin in BUKU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: