Diskusi Antara Mutarobbi dan Murobbi   Leave a comment

Mutarobbi :
Dipimpin Anis Matta, PKS Dari Partai Dakwah Menjadi Partai Syirik? – http://m.voa-islam.com/news/indonesiana/2014/04/07/29776/dipimpin-anis-matta-pks-dari-partai-dakwah-menjadi-syirik/

Kedepan kita perlu meluruskan hal seperti ini, kasian kader dibawah yg bgitu punya loyalitas & spirit islam.

Murobbi :
Apa hukum berziarah kubur? Apakah setiap ziarah kubur meminta restu? jika itu terjadi,di tingkat pusat ada dewan syariah yg secara ketat mengawal perjalanan dakwah ini.dan pasti ini pelanggaran sangat dakwah kita ini di pimpin secara kolektif bukan perorangan. Bagus kita mendengar keterangan internal dari pada percaya orang eksternal. Akhi, kita ini partai yg ingin merangkul seluruh elemen umat. Selama ini kita di angap anti tahlil anti maulid, wahabi dan jauh dari NU. Bagaiman bisa merangkul jika demikian.Patokan standar kita adalah fikih, kalau ada yg ziarah wali kemudian minta dengan orang mati adalah syirik. Tapi apakah setiap ziarah kesana syirik? Sukarno, Suharto adalah orang Islam,yg belum murtad. Kita tidak bisa mengklaim mereka di neraka to. Sebatas ziarah dan memenuhi etika ziarah secara islami kepada mereka memiliki nilai plus. Islam ingin melakukan rekonsiliasi,karena selama ini fakta masyarakat indonesia terlalu tajam antara nasionalis dan islamis,seolah orang Islam tidak nasionalis.kajian sosial politik (sospol) sepert ini yg kita butuhkan dari bidang antum untuk menebar makna ukhuwah islamiyah sebenarnya. Mereka perlu contoh riil bagaimana aplikasi Islam dalam dunia sosial politik.itu tugas besar kita. tidak bisa kita melihat masalah dengan sederhana, seluruh keilmuan harus di libatkan. Jika keilmuan tidak di libatkan dalam membangun Islam ,keilmuan kita bersifat sekuler.

Tugas ilmuwan muslim baik eksakta atau humaniora adalah membuktikan dengan keilmuan itu bahwasanya Al Quran itu benar.(lihat surat fushilat 53). Maka tidak tepat kita punya keilmuan berdiri sendiri tanpa tujuan,dan pemahaman Islam berdiri sendiri tidak terkait dengan keilmuan.

Menyatukan umat ini pekerjaan berat dan perlu orang-orang yang memahami fikrah wasatiyah (pemikiran pertengahan). Pemahaman tentang ukhuwah waktu liqo kemarin salah satu hal yang harus di praktekkan secara aplikatif dalam pemahan kita. Kalau prktek sufi banyak penyelewengan, bukan berarti sufi adalah salah, perlu ada yg mencontohkan kembali bagaiman sufi yg benar seperti yang di praktekkan imam juned.kalau praktek salafi ada yg kurang tepat menurut kita, bagaimana mengembalikan cara fikir salafi sejatinya sepert yg di bawa oleh cikal bakal pan islamesme Jamaluddin Al Afgani dan Muhammad Abduh https://rasio.wordpress.com/2014/04/18/salafisme-sejati-menurut-abduh/ , mungkin liqo depan kita akan berbicara tentang fikroh wasathiyah. Hadir ya rugi kalau tidak hadir insyaAllah.wassalam

Posted April 20, 2014 by Saproni M Samin in BUKU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: