“Kesulitan Dakwah yang Sebenarnya”   Leave a comment

Sesungguhnya kesulitan dakwah yang sebenarnya adalah kesulitan untuk bersabar dalam menunggu ketentuan Allah, sampai datang janji Allah, pada waktu yang Dia inginkan berdasarkan hikmah-Nya.

Sementara dalam menempuh perjalanan itu terdapat kesulitan yang sangat banyak: kesulitan yang berbentuk pengingkaran/pendustaan, azaban dan siksaan, serta penentangan. Kesulitan terhadap berjayanya kebatilan dan membesarnya. Kesulitan terfitnahnya manusia dengan kebatilan ketika melihat mereka berada di atas angin sehingga mata-mata manusia mengira mereka dalam kebenaran.

Selanjutnya kesulitan menahan diri atas ini semua, reda dan tentramnya jiwa dengan janji yang benar dari Allah.

Tidak ragu dan plin-plan dalam menempuh jalan dakwah betapapun kesulitan di atasnya. Dia merupakan keseriusan yang sangat besar, melelahkan dan meletihkan, butuh kepada kekuatan tekad, sabar dan uluran kekuatan dari Allah, serta bimbingan-Nya.

Adapun pertempuran itu sendiri sudah menjadi ketentuanan Allah, dan Dia sudah memutuskan bahwa Dialah yang akan melindunginya. Sebagaimana Dia memberi tangguh dan memberi istidraj kepada kebatilan untuk suatu hikmah yang hanya Dia yang mengetahuinya.

Seperti itulah janji-Nya kepada nabi-nabi-Nya dan Allah Maha Benar dengan segala janji-Nya.

(Sayyid Quthb)

Sent from Samsung tablet

Posted Juli 21, 2013 by Saproni M Samin in BUKU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: