Menjadi Telaga atau Samudera   Leave a comment

Sungguh Cinta mengubah yang pahit menjadi manis. Debu beralih emas. Keruh menjadi bening. Sakit menjadi sembuh. Penjara menjadi telaga. Derita menjadi nikmat. Dan kemarahan menjadi rahmat. Cintalah yang melunakkan besi. Menghancur-leburkan batu karang. Membangkitkan yang mati. Dan meniupkan kehidupan padanya. Serta membuat budak menjadi pemimpin. (Jalaluddin Rumi)

Posted Maret 24, 2013 by Saproni M Samin in BUKU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: