PENDENGKI   1 comment

PENDENGKI

Kalaulah Anda berikan pada pendengki sepatu miliknya, Anda hidangkan makanan untuknya, Anda sediakan minumannya, Anda kenakan pakaiannya, Anda sediakan air wudhunya, Anda bentangkan karpet untuknya, bahkan Anda bersihkan rumahnya, Anda akan tetap menjadi musuh baginya. Sebab faktor permusuhan masih ada pada diri Anda, yakni kelebihan yang Anda miliki, atau pekerjaan, kesantunan, harta atau jabatan Anda saat ini.

Bagaimana mungkin Anda meminta berdamai dengannya sementara Anda belum kehilangan kelebihan-kelebihan Anda?! Seorang pendengki selalu menunggu kapan Anda tergelincir, dia selalu berusaha agar Anda terjatuh, bahkan dia sangat berharap Anda binasa.

Hari terindah baginya adalah ketika Anda jatuh sakit. Malam paling spesial baginya adalah ketika Anda jatuh miskin. Waktu paling bahagia baginya adalah saat Anda tertimpa musibah. Waktu yang paling utama baginya adalah tatkala ia melihat Anda bersedih dan bermuram durja. Saat paling sial baginya adalah ketika Anda tak memerlukannya. Berita paling buruk baginya adalah ketika Anda berada di posisi tinggi. Bencana terbesar baginya adalah ketika prestasi Anda semakin memuncak. Tawa Anda adalah duka baginya, hari raya Anda adalah musibah baginya. Kesuksesan Anda adalah kegagalannya.

Dia melupakan segala sesuatu tentang Anda kecuali kekeliruan-kekeliruan Anda. Dia tak mempedulikan apapun tentang Anda kecuali kekhilafan-kekhilafan Anda. Kesalahan Anda yang kecil adalah besar baginya melebihi bukit Uhud. Dosa kecil Anda adalah lebih berat baginya dari dua gunung. Meski Anda lebih fasih dari Suhbân (seorang lelaki Arab yang dijadikan kiasan dalam kefasihan), baginya Anda lebih dungu dari Bâqil (seorang lelaki Arab yang dijadikan kiasan dalam kebodohan karena tidak cakap melakukan apapun).

Meskipun Anda lebih dermawan dari Hatim (Hatim Ath-Thâ’i, seorang lelaki Arab yang dijadikan kiasan dalam kedermawanan), baginya Anda lebih bakhil dari Mâdir (seorang lelaki yang dijadikan kiasan dalam kebakhilan). Meskipun Anda lebih pintar dari Imam Asy-Syâfi`i, sesungguhnya ia melihat Anda lebih bodoh dari Habannaqah (Habannaqah Al-Qaisy, seorang lelaki yang dijadikan kiasan karena kebodohannya).

Yang memuji Anda, baginya adalah orang-orang bodoh, yang menyanjung Anda adalah orang munafik, yang membela Anda di majelisnya adalah orang lemah dan hina. Ia membenarkan orang yang mencela Anda. Ia mencintai orang yang membenci Anda. Ia mendekat orang yang memusuhi Anda. Ia membantu orang yang membenci Anda dan menentang Anda. Putih dalam pandangan Anda adalah hitam di matanya. Siang menurut Anda adalah malam baginya. Jangan jadikan ia hakim untuk menengahi masalah Anda dengan orang lain, sebab ia akan menghukumi Anda sebelum mendengar dakwaan dan keberadaan bukti. Jangan biarkan ia mengetahui rahasia Anda, sebab ambisi terbesarnya adalah memperdengarkan dan menyebarkannya. Ia akan menyimpan kesalahan Anda untuk kebutuhannya nanti. Ia akan merekam kekhilafan Anda untuk keperluannya.

Tidak ada siasat lain untuk selamat darinya selain menjauhi dan berlepas diri darinya, bersembunyi dari pandangannya, menjauh dari rumahnya, dan menghilang dari sisinya.
Anda lah yang paling menyakitkan dan paling menyiksanya. Anda lah yang membuatnya bergadang dan menyusahkannya. Anda lah sumber kesedihan dan kegundahannya, sumber keletihan dan sakitnya. Dia adalah pelaku kezaliman yang menyamar seperti orang terzalimi. Cukuplah bagi Anda terhadap kepedihan yang dirasakannya, rasa sakit yang menderanya, rasa sedih yang menyiksanya, serta bencana yang dikecapnya.

Untuk itu, tinggalkanlah pendengki. Sebab ia membawa bencana dan musibah besar. Dan doakanlah dia. Setelah itu abaikan dia. Sebab mengabaikan adalah salah satu sifat orang-orang berakal. Dahulu ada pepatah dalam tradisi Arab, “Asy-Syaraf At-Taghâful. (kemuliaan itu adalah dengan mengabaikan perkara-perkara yang menganggu kita).

Posted Desember 13, 2010 by Saproni M Samin in Renungan

One response to “PENDENGKI

Subscribe to comments with RSS.

  1. Ping-balik: Pemerintah Pusat Diminta Tak Abaikan DPRD Yogyakarta | Berita Indonesia Terbaru - Harian-Berita.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: