Pengacau Dunia   Leave a comment

Oleh: Prof KH Achmad Satori Ismail

Diriwayatkan dari Jabir RA ia berkata, “Kami keluar untuk bepergian, tiba-tiba salah seorang dari kamu kejatuhan batu sehingga retak kepalanya, lalu dia bertanya kepada kawan-kawannya, ‘Apakah menurut Anda, saya mendapat rukhsah untuk melakukan tayamum?’ Mereka menjawab, ‘Kami melihat tidak ada rukhsah untuk Anda karena Anda masih mampu menggunakan air.’ Maka. Ia pun mandi. tak lama kemudian, ia wafat. Setelah kami menjumpai Nabi SAW dan menyampaikan berita tersebut. Beliau bersabda, ‘Mereka telah membunuhnya dan Allah akan membunuh mereka. Seharusnya, mereka bertanya bila tidak mengetahui. Obat orang tidak tahu adalah bertanya. Cukuplah baginya untuk tayamum. Lukanya diikat dengan kain lalu diusap (dengan debu). Sedangkan sisa badannya disiram air.’”(HR Ahmad, Abud Daud, dan Hakim).

hadits ini menjelaskan bahwa manusia walaupun niatnya lurus bukan berarti boleh berbicara tentang hukum Allah dan Rasul-Nya tanpa ilmu. Orang yang setengah-setengah ilmunya akan menebar kerusakan di tengah umat manusia. Informasi yang tidak utuh dan tuntas akan membahayakan.

Ibnu Taimiyah berkata, “Perusak dunia itu ada tiga kelompok yang setengah-setenah, yakni ahli fikih yang setengah-setengah, dokter yang setengah-setengah, dan ahli nahwu (tata bahasa Arab) yang setengah-setengah. Ahli fikih yang setengah-setengah merusak agama, dokter yang setengah-setengah akan merusak badan, dan ahli nahwu yang setengah-setengah akan merusak bahasa Arab dan salah mengambil konklusi hukum.”

Bila orang yang tidak berkompeten dimintai pendapat tentang sesuatu akan menebarkan kebingungan dan kekacauan. Rasulullah SAW bersabda, “Sebagian tada kiamat, orang mencari ilmu daari orang-orang kecil (bukan ahlinya).” (HR Thabrani).

Banyak masalah besar, namun tidak ditanyakan ke ahlinya. “Akan datang pada manusia tahun-tahun penuh penipuan. Pendusta dibenar-benarkan dan orang jujur didustakan. Pengkhianat dipercaya dan orang terpercaya dianggap khianat dan pada masa itu ruwaibidhoh banyak berbicara.” Ditanyakan, “Siapakah ruwaibidhoh?” Beliau menjawab, “Orang bodoh yang berbicara tentang urusan orang banyak.” (HR Imam Ahmad, Ibnu Majah, dan al-Hakim).

Imam Malik RA berkata kepada Sufyan bin Uyaynah, “Anda adalah orang berwibawa, maka lihatlah dari siapa Anda mengambil ilmu.” Beliau berkata, “Ilmu tidak boleh diambil dari empat kelompok, orang bodoh yang nyata kebodohannya, orang yang sudah dikenal pendusta, pengikut hawa nafsu yang menyeru orang untuk mengikutinya, dan orang tua ahli ibadah tapi tidak mengetahui permasalahan yang terjadi.”

Sa’d bin Wahab meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud ra bahwa ia berkata, “Manusia akan selalu baik selama mengambil ilmu dari orang-orang besar, ulama, dan orang-orang terpercaya. Bila mengambil ilmu dari orang-orang kecil dan orang jahat, mereka akan hancur.”

Pada era globalisasi ini, kita sering menyaksikan banyak orang yang meminta pendapat kepada orang yang bukan ahlinya. Bisa dibayangkan bagaimana jawaban dan dampaknya dari masalah itu. Karena itu, agar tidak menjadi perusak dunia, bertanyalah tentang sesuatu kepada ahlinya. Wallahu a’lam.

Posted Januari 25, 2012 by Saproni M Samin in BUKU

India Beli Minyak Iran dengan Emas, Bukan dengan Dolar Amerika   Leave a comment

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — India, salah satu negara Asia yang menolak kebijakan Amerika Serikat (AS) mengembargo minyak Iran, sepakat untuk membeli minyak Iran dengan emas. Negeri Hindustan itupun tercatat sebagai negara pertama yang tak mau menggunakan dolar AS untuk membeli minyak Iran.

Menurut laman berita DEBKAfile, sebuah sumber meneybutkan, Cina juga akan mengikuti jejak India. Kedua raksasa Asia itu merupakan konsumen minyak Iran terbesar, yakni satu juta barel per hari, atau 40 persen dari total ekspor minyak Iran sebesar 2,5 juta barel per hari. India dan Cina tercatat sebagai negara yang memiliki cadangan emas yang besar.

Strategi membeli minyak Iran dengan emas juga membuat India dan Cina tak perlu membayar lewat bank yang telah dibekukan asetnya oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa. Para pengamat mengungkapkan, transaksi minyak dengan menggunakan emas akan membuat harga logam mulia meroket dan menjatuhkan nilai tukar dolar AS di pasar dunia.

India membeli minyak ke Iran senilai 12 miliar dolar AS per tahun.

Posted Januari 25, 2012 by Saproni M Samin in BUKU

Untuk Pelatihan Polisi, NYPD Bikin Film ‘Miring’ tentang Islam   Leave a comment

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO – Sebuah film dokumenter tentang pelatihan polisi,dibuat oleh polisi New York, yang menuduh umat Islam meluncurkan perang suci melawan Barat memicu badai kecaman di Amerika Serikat. Tuduhan-tuduhan muncul bahwa Departemen Kepolisian New York (NYPD) sengaja menabur ketakutan di kalangan Muslim dalam negara itu .

“Bentuk pelatihan kepolisian terbesar pada kota didunia ini sudah menjadi pertanyaan penting,” kata Faiza Patel, seorang direktur Pusat Brennan untuk Keadilan di Universitas hukum New York, dikutip The New York Times pada Selasa (24/1).

Ia juga menambahkan, “Polisi telah membuat sebuah film dokumenter tentang latihan untuk menghadapi muslim .”tambahnya. Berita sudah tersebar bahwa NYPD menggunakan sebuah film berjudul “The Third Jihad” dalam pelatihan yang diikuti oleh lebih dari seribu petugas.

Seorang polisi awalnya membantah laporan itu, tetapi kemudian mengatakan bahwa film sudah diputar beberapa kali hanya untuk beberapa perwira. Tetapi dokumen-dokumen internal polisi, diperoleh berdasarkan Kebebasan negara Hukum Informasi, menunjukkan bahwa film itu ditampilkan terus menerus selama tiga bulan dalam satu tahun dalam pelatihan dan ditonton hampir 1.500 petugas.

Film 72-menit ini, isinya mencakup wawancara dengan Komisaris Raymond W. Kelly, mengklaim bahwa ada tiga jihad: Satu di masa Nabi Muhammad, yang kedua pada Abad Pertengahan dan ketiga yang sedang berlangsung diam-diam di Barat hari ini.

Film ini dimulai dengan gambar yang menunjukkan teroris Muslim menembak Kristen di kepala, bom mobil meledak, anak-anak dieksekusi dan ditutupi oleh lembaran dan foto rekayasa yang menunjukkan bendera Islam terbang di atas Gedung Putih.

Pembela hak asasi manusia dan para pemimpin Muslim menuduh NYPD menabur ketakutan di kalangan Muslim Amerika.”Ini mencemarkan iman kita dan salah mengartikan segala sesuatu tentang kita,” kata Zead Ramadhan, presiden Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR)Musl

Posted Januari 25, 2012 by Saproni M Samin in BUKU

Terungkap Rasa Keenam Pada Lidah   Leave a comment

INILAH.COM, London – Selama bertahun-tahun, diketahui lidah mampu merasakan empat rasa, yakni manis, asam, asin dan pahit. Kemudian muncul rasa kelima, gurih. Kini rasa keenam juga muncul. Apa itu?

Beberapa orang memiliki indera perasa keenam untuk lemak dan bagi mereka di mana indera ini kurang kuat, akan lebih bisa menerima rasa tersebut. Hingga kini, terdapat anggapan keinginan memakan makanan berlemak terkait sistem sensor di mana beberapa orang tertarik pada bau dan teksturnya.

Kini para ilmuwan yakin, sebuah varian genetik membuat beberapa orang lebih sensitif pada molekul lemak. Para ilmuwan di Washington University School of Medicine menemukan, orang obesitas yang menginginkan makanan berlemak terkait pada tingkat reseptor CD36.

Mereka yang memiliki tingkat CD36 tinggi, lebih baik dalam mendeteksi keberadaan makanan berlemak.

“Temuan ini bisa digunakan merawat orang obesitas agar sensitif pada lemak,” tutup profesor peneliti Nada Abumrad, seperti dikutip DM. [mor]

Posted Januari 19, 2012 by Saproni M Samin in BUKU

Derita Istri Bergilir India   Leave a comment

INILAH.COM, Baghpat – Tak pernah terlintas di benak Munni, bahwa setelah menikah, ia harus rela digilir oleh dua saudara suaminya, karena mereka tak bisa mencari istri. Mengapa hal itu terjadi?

“Suami dan mertua saya berkata, saya harus mau digilir oleh ipar-ipar saya,” ujar perempuan India yang kini berumur 40 tahun-an itu. Munni dipaksa berhubungan badan dengan para lelaki itu. Jika menolak, ia akan dipukul dengan benda apa saja yang kebetulan mereka pegang.

“Kadang mereka melempar saya ke luar rumah dan memaksa tidur di luar. Selain menyiramkan minyak tanah ke tubuh dan membakar saya,” ujar Munni, sambil memegang ujung selendang sarinya yang berwarna kuning.

Setelah tiga bulan menderita, Munni berhasil kabur, setelah berpura-pura hendak pergi ke dokter. Namun, perempuan yang telah memiliki tiga putra dari suami dan ipar-iparnya itu tak juga melayangkan tuntutan.

Kasus seperti ini memang banyak terjadi, namun ternyata amat jarang yang dilaporkan. Hal ini karena para perempuan dilarang keluar rumah tanpa ditemani kaum prianya, apalagi para korban sering mendapat cemooh masyarakat. Sehingga tak heran bila hingga kini banyak ‘Munni-Munni’ lain di India.

Di beberapa bagian India, memang banyak terjadi kasus pemerkosaan, human trafficking dan berbagi istri. Munni kebetulan adalah salah satu penduduk Distrik Baghpat di Provinsi Uttar Pradesh, distrik terpencil di India Utara, dimana populasi perempuan sangat kurang.

Berbeda dengan perempuan modern dan percaya diri yang bekerja di kota besar seperti New Delhi, di desa tempat Munni berada, kaum hawa dikurung dalam rumah. Mereka hanya diposisikan untuk melahirkan anak dan bertugas membuat rumah nyaman.

Sementara para lelaki bekerja sebagai petani tebu atau hanya menganggur dan duduk-duduk seharian di rumah dan di bawah pohon. Minum teh dan merokok, serta saling membandingkan istri yang jumlahnya minim.

Petugas pekerja sosial menyatakan, berbagi istri ini lebih disebabkab penurunan populasi perempuan karena banyaknya terjadi aborsi bayi berjenis kelamin perempuan. “Jika tak melakukan sesuatu, hal ini bakal terus terjadi,” ujar Direktur Eksekutif yayasan amal anak-anak Plan India, Bhagyashri Dengle.

Berdasarkan sensus 2011, hanya ada 858 perempuan untuk seribu laki-laki di Baghpat. “Di setiap desa, ada 5-6 bujangan yang tak bisa menemukan istri. Jadi ada 3-4 pria tak menikah dalam keluarga. Ini masalah serius,” ujar Shri Chand (75), pensiunan polisi desa.

Menurut Chand, masalah sudah menjadi rahasia umum karena tak ada yang mengakuinya. Beberapa keluarga bahkan membeli mempelai dari negara lain. “Jalan yang mudah, memiliki satu menantu dan membuatsi menantu tinggal bersama ipar-iparnya,” lanjut Chand.

Beberapa perempuan di wilayah lain bahkan mengaku sengaja dijual karena keluarganya miskin. Para perempuan ini kemudian dibawa ke budaya dan bahasa lain, serta dipaksa hidup dengan cara yang berbeda.

“Awalnya memang sulit, banyak yang harus dipelajari dan saya tak mengerti apapun. Saya mengira diajak kemari untuk bermain. Mau tak mau, harus membiasakan diri. Saya rindu kebebasan,” ujar Sabita Singh (25) yang dipaksa menikah pada usia 14 tahun, sambil memangku bayi, anak ketiganya.

Guna meningkatkan populasi perempuan, India telah menerapkan berbagai kebijakan. Diantaranya, melarang orangtua mengetahui jenis kelamin bayinya sebelum dilahirkan. Namun, hasil sensus 2011 menunjukkan upaya itu gagal.

Rasio perempuan dibandingkan laki-laki memang membaik. Namun jurnal medis Inggris, Lancet menyatakan, 12 juta bayi perempuan India diaborsi dalam tiga dekade terakhir. Seperti China, bayi laki-laki lebih ditutamakan dan dianggap aset berharga sebagai penerus keluarga. [ast]

Posted Januari 19, 2012 by Saproni M Samin in BUKU

China dan Jerat ‘One Child Policy’   Leave a comment

INILAH.COM, Jakarta – Populasi dunia diperkirakan akan mencapai tujuh miliar jiwa pada 31 Oktober ini. Namun, tonggak sejarah baru itu sebenarnya bisa lebih cepat teralisasi, jika China tak terapkan ‘One Child Policy’.

Profesor Zhai Zhenwu dari Renmin University School of Sociology and Population mengatakan, jika China tak membuat kebijakan untuk memperlambat populasinya, maka bayi ke tujuh miliar bisa dilahirkan lima tahun lalu.

“Populasi China saat ini bisa mencapai sekitar 1,7 miliar jika tak ada program Keluarga Berencana. Populasi dunia juga bisa mencapai tujuh miliar sejak 2006 lalu,” ujarnya. Saat ini, populasi China mencapai 1,34 miliar penduduk.

Jumlah tersebut diperkirakan takkan bertahan lama, karena tingkat kesuburan turun dalam beberapa tahun terakhir. Sejak menerapkan Keluarga Berencana tiga dekade lalu, China membatasi setiap pasangan dengan hanya satu anak.

Mereka yang melanggar akan dikenakan denda atau bahkan dipaksa melakukan aborsi. National Population and Family Planning Commission di China mengklaim, kebijakan yang diterapkan sejak 1979 itu mencegah lebih dari 400 juta kelahiran di Negeri Panda.

“Hal itu ditujukan menekan laju penduduk tahunan hingga 1,5 anak per perempuan usia di usia reproduksi,” ujar Aprodicio Laquian, perwakilan United Nations Fund for Population Activities (UNFPA serta mantan penasihat senior populasi China.

Saat diterapkan pada tahun tersebut, kata Laquian, China sedang menghadapi baby boomers atau gelombang kelahiran bayi besar-besaran pada 1960-an. Sehingga negara tersebut memerlukan program untuk ‘mengorbankan’ dua hingga tiga generasi berikutnya.

Meski sukses, kebijakan sebesar ini tentunya tak berjalan tanpa apa yang mereka sebut sebagai ‘efek samping’. Terdapat beberapa dampak sosio-ekonomi terhadap China. Mulai dari paksaan aborsi hingga para perempuan yang mensterilkan dirinya sendiri agar tak bisa hamil lagi.

Secara tradisional, warga China lebih memilih laki-laki karena dianggap lebih kuat dan bisa meneruskan garis keturunan keluarga. Alhasil, janin perempuan seringkali menjadi korban aborsi. Banyak bayi-bayi perempuan yang ditelantarkan dan dibuang oleh orangtuanya.

Hal ini merupakan topik yang sensitif dan menjadi rahasia umum di China. Namun mereka tak bisa lagi berdiam diri, karena terjadi ketimpangan porsi jenis kelamin bayi dan anak-anak. Berdasarkan Chinese Academy of Social Sciences, ada 100 bayi perempuan untuk 123 laki-laki.

Angka normal dunia adalah 100 hingga 103 banding 106. Pada angka dan kecepatan ini, China akan memiliki sekitar 30 juta pria tak menikah pada 2020. Belum lagi penurunan kesuburan yang menyebabkan populasi manula kian bertambah banyak.

Dua dekade lalu, populasi di atas 60 tahun hanya 7,6%. Jumlah ini naik ke 10,5% pada sensus 2000 lalu dan saat ini mencapai 12% atau 167 juta jiwa. Pada 2025 diperkirakan, satu dari lima orang yang hidup di pinggiran China berusia 60 tahun ke atas.

Lebih mengerikan lagi, per 2050 hanya akan ada 1,6 orang dewasa usia bekerja untuk setiap satu orang berusia 60 tahun ke atas. Artinya, akan ada rasio ketergantungan yang amat besar. Dengan demikian, layanan kesehatan dan asuransi sosial China akan timpang.

Beban ‘One Child Policy’ tak berhenti di situ. Banyak anak tunggal memang gembira karena menjadi satu-satunya pusat perhatian orangtua. Namun mereka amat kesepian dan tertekan, karena menjadi beban tumpuan harapan.

“Dulu, saya selalu ingin bunuh diri karena tak ada saudara untuk curhat setelah dimarahi orangtua. Saya benci mengatakan ini, tapi kebijakan satu anak ini memang salah satu faktor penyebab masalah sosial pemuda kami saat ini,” ujar Xiao Xuan (22), warga Beijing. [ast]

Posted Januari 19, 2012 by Saproni M Samin in BUKU

cita-citaku ingin jadi anggota DPR   Leave a comment

Cita-Citaku : Menjadi Anggota DPR

Wednesday, 15 June 2011 | Jendela Hati

Hari Nasional biasanya di sekolah-sekolah menganjurkan anak-anak untuk memakai pakaian yang berbeda dengan judul occupation day. Pakaian yang digunakan biasanya menunjukkan latar belakang daerah masing-masing, dan juga ada beberapa anak yang menggunakan pakaian sesuai dengan pekerjaan yang diinginkan ketika mereka sudah besar nanti. Walau yang sudah kita ketahui seringkali cita-cita kita waktu kecil berbeda total dengan pekerjaan kita ketika sudah dewasa.
Semua anak menunjukkan tangannya dengan yakin dan bangga, ketika sang guru disekolah menanyakan apa cita-cita mereka kalau sudah besar nanti. Walau sebetulnya mereka tidak paham, apa itu pekerjaan sang pilot, apa pekerjaan seorang nakhoda kapal, sulitnya pekerjaan menjadi prajurit, tentara, polisi, dan lain-lain.
Betapa sebetulnya polisi itu pakaiannya sangat gagah, namun pekerjaannya sulit luar biasa. Siapa di dunia ini orang yang senang berhubungan dengan penjahat terlebih penjahat yang suka membawa senjata. Menjadi polisi merupakan pekerjaan yang berat, apalagi polisi lalu lintas didaerah mecet dengan seragamnya yang tangan panjang dan nampak panas, wajah berpeluh dan kendaraan yang sulit diatur. Belum lagi polisi juga harus berhadapan dengan gembong narkoba, preman, atau mengamankan kerusuhan, maka pekerjaan sebagai seorang polisi sungguh tidak akan digemari anak-anak.
Hanya baju yang nampak gagah membuat anak-anak ingin menjadi polisi dan mengkhayal menjadi polisi yang berani luar biasa mengalahkan pencuri dan kejahatan dimana-mana. Ah anak-anak memang lucu dengan dunianya dan khayalannya.
Khayalan ini pun dibantu dengan adanya baju-baju penunjang, baju tentara, baju polisi, baju perawat untuk anak-anak. Namun ada satu hal yang membuat kami terharu, ketika Rahma, putri ustadzah Yoyoh almarhumah mengatakan bahwa dia ingin menjadi anggota DPR. mengapa..? karena anggota DPR senang ngaji, baca al-qur’an dan rajin sholat, demikian ringis Rahma sang putri bungsu yang berusia 5 tahun sambil memeluk lengan ibundanya.
Demikianlah image Rahma, bahwa anggota DPR senang ibadah karena melihat ibunya yang rajin ibadah. Image tersebut dapat terbentuk bila kita semua dengan pekerjaan kita masing-masing gemar melakukan ibadah, maka anak kita akan menjadi apa saja karena alasan tersebut, “Mau menjadi guru, karena sang guru sabar, berwibawa, wangi dan perhatian”
“Mau menjadi pilot, karena sang pilot sholat duha dulu dengan pakaian seragam yang membuatnya Nampak gagah sebelum memberangkatkan pesawat.” “Mau jadi supir, karena sang supir selalu baca do’a dahulu sebelum menjalankan kendaraannya dan memastikan semua penumpang aman.”
Jadi..anak-anak akan menjadi apapun ketika dewasa dengan cita-cita yang tertanam dalam dirinya karena melihat orang dewasa melakukan pekerjaannya dengan santun, amanah dan karena ibadahnya.
Polisi yang rajin membaca al-qaur’an, perawat yang rajin sholat, dokter yang ramah dan rajin mengaji, itulah yang harusnya kita tanamkan pada anak-anak kita, mau menjadi apapun mereka nanti. Apapun cita-cita mereka, maka mereka wajib untuk melakukan ibadah sebaik-baiknya, dan hal itu tidak mudah, harus dimulai dari kita sendiri menjadi seseorang yang ahli ibadah juga.
Namun ketika melihat mau jadi apa anak-anak ketika dewasa nanti, sayang sekali yaa, jarang sekali anak-anak sekolah yang mengajukan diri dan mengatakan; “saya mau jadi ustadz…”
Yuk kita rubah image anak-anak, bahwa ustadz pun sama hebatnya seperti dokter atau pilot.

Salam cinta, mam fifi
(Founder and Conceptor of Integrated Islamic International school)

Posted Juli 2, 2011 by Saproni M Samin in BUKU

Dua Sayap Taubat   Leave a comment

Jabir bin Abdullah Al-Anshari meriwayatkan kisah hidup seorang pemuda Anshar bernama Tsa’labah bin Abdul Rahman. Sejak masuk Islam ia selalu setia melayani Rasulullah SAW dengan cekatan. Baca entri selengkapnya »

Posted Juni 6, 2011 by Saproni M Samin in Renungan

MENENTUKAN SIKAP HIDUP   Leave a comment

Oleh : Cahyadi Takariawan

Dua orang lelaki singgah di sebuah kedai kopi di pinggir jalan yang mereka lalui. Rasa haus dan lapar membuat mereka sejenak menghentikan perjalanan untuk sekedar istirahat dan sekaligus menyantap makanan ringan serta kopi panas di kedai tersebut. Baca entri selengkapnya »

Posted Mei 21, 2011 by Saproni M Samin in suara

Sikap Atasan Yang Paling Tidak Disukai Bawahannya   Leave a comment

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Kita sering mengira hanya bawahan yang sangat ingin sekali untuk disukai oleh atasannya. Faktanya, setiap atasan pun ingin disukai oleh bawahannya. Disukai, tidak berarti semua bawahan mengagung-agungkan, memuji-muji, atau hal-hal superficial lainnya. Secara esensi, disukai bawahan lebih bermakna pengakuan dalam hati bawahan bahwa atasannya sudah menjalankan fungsinya dengan sebaik-baiknya. Jadi, meskipun mereka sering protes, misalnya; mereka tetap mengakui bahwa kita adalah atasan yang baik. Apakah Anda sudah menjadi atasan seperti itu? Baca entri selengkapnya »

Posted Mei 21, 2011 by Saproni M Samin in suara

Artikel: Mengatasi Rasa Bosan Di Kantor   Leave a comment

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Sudah berapa tahun Anda menangani tugas-tugas dikantor itu? Jika masih baru, mungkin Anda merasa senang dengan pekerjaan itu. Tapi kalau sudah bertahun-tahun, apakah Anda masih merasa senang juga? Bagus jika iya. Tapi jika Anda sudah mulai diserang oleh rasa bosan, maka Anda harus segera mencari jalan keluarnya. Apakah Anda sudah menemukan jalan keluar yang saya maksud? Baca entri selengkapnya »

Posted Mei 16, 2011 by Saproni M Samin in suara

Mengapa Harus Kartini?   Leave a comment

Tiar Anwar Bahtiar, MA

(Alumnus Program S2 bidang Sejarah, Universitas Indonesia)

Mengapa harus Kartini? Mengapa setiap 21 April, bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini? Apakah tidak ada wanita Indonesia lain yang lebih layak ditokohkan dan diteladani dibandingkan Kartini?

Pada dekade 1980-an, guru besar Universitas Indonesia, Prof. Dr. Harsya W. Bachtiar pernah menggugat masalah ini. Ia mengkritik pengkultusan R.A. Kartini sebagai pahlawan nasional Indonesia. Tahun 1988, masalah ini kembali menghangat, menjelang peringatan hari Kartini 21 April 1988. Ketika itu akan diterbitkan buku suratsurat Kartini oleh F.G.P. Jacquet melalui penerbitanKoninklijk Institut voor Tall-Landen Volkenkunde (KITLV). Baca entri selengkapnya »

Posted April 26, 2011 by Saproni M Samin in opini

Nikmatilah Perbedaan!   Leave a comment

Perbedaan adalah anugrah dari Yang Maha Kuasa!

Lihatlah sekeliling kita, indahnya warna-warni bunga, warna-warni satwa, dan segala keragaman lain yang
menghiasi dunia.

Bayangkan kalau kita hanya mengenal warna hitam saja! Alangkah gelapnya dunia ini! :-)

Tanpa adanya perbedaan dan warna-warni, kita tidak akan merasakan hidup semeriah dan seindah sekarang ini, betul?! :-)

Begitu pun dengan kehidupan, setiap insan selalu berhadapan dengan segala macam perbedaan dan warna-warni kehidupan. Baca entri selengkapnya »

Posted April 18, 2011 by Saproni M Samin in Renungan

Kritik Anda adalah Kue Anda   Leave a comment

Anne Ahira

“Anda tidak berhak dipuji kalau tidak
bisa menerima kritikan.”

– Halle Berry, 2005

Itulah kalimat dahsyat yang disampaikan

Halle Berry, artis peraih Oscar melalui

film James Bond ‘Die Another Day’ di

tahun 2004 ketika mendapat piala Razzie

Award.

Razzie Award adalah penghargaan yang

diberikan kepada mereka yang dinilai

aktingnya buruk. Label pemain terburuk

ini didapatkan Halle setelah memainkan

perannya di film ‘Cat Woman‘.

Ia adalah orang yang pertama kali

langsung datang ke tempat pemberian

penghargaan tersebut. Baca entri selengkapnya »

Posted April 18, 2011 by Saproni M Samin in suara

PERJODOHAN CIPTAKAN PERNIKAHAN LANGGENG   Leave a comment

Oleh : Ellyzar Zachra P.B

sabtu, 5 maret 2011

INILAH.COM, Jakarta – Ilmuwan mengklaim perjodohan menciptakan pernikahan yang lebih langgeng dibandingkan menikah atas dasar hasrat dan cinta. Dalam 10 tahun ikatan dua kali lebih kuat. Baca entri selengkapnya »

Posted Maret 14, 2011 by Saproni M Samin in BUKU

INILAH ALASAN KENAPA AHMADIYAH SESAT   1 comment

Oleh Hartono Ahmad Jaiz dan M Amin Djamaluddin

1. Mirza Ghulam Ahmad (1835-1908M) mengaku diutus Allah (sesudah Nabi Muhammad saw):

اِنَّا اَرْسَلْنَا اَحْمَدَ اِلَى قَوْمِهِ فَاَعْرَضُوْا وَقَالُوْا كَذَّابٌ اَشِرٌ

Sesungguhnya Kami mengutus Ahmad kepada kaumnya, akan tetapi mereka berpaling dan mereka berkata: seorang yang amat pendusta lagi sombong - (Tadzkirah, halaman 385). Baca entri selengkapnya »

Posted Maret 2, 2011 by Saproni M Samin in BUKU

“wait less do more”   Leave a comment

Jangan menunggu bahagia baru tersenyum.

Tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia

Jangan menunggu kaya baru bersedekah.

Tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya Baca entri selengkapnya »

Posted Desember 22, 2010 by Saproni M Samin in BUKU

Ada yang Dikenang, Ada yang Tidak untuk Dikenang   Leave a comment

Ada yang Dikenang, Ada yang Tidak untuk Dikenang

Oleh – Cahyadi Takariawan

Apakah ada artinya logo atau simbol bagi kita ? Mungkin ya, mungkin tidak. Ka’bah itu simbol penyatuan kiblat umat Islam di seluruh dunia. Saat kita shalat, sudah pasti tidak menyembah Ka’bah, walaupun shalat kita persis di depan Ka’bah. Kita semua menyembah Allah, tidak pernah menyembah selainNya. Namun Ka’bah diperlukan sebagai simbol yang menyatukan arah kiblat umat Islam seluruh dunia. Baca entri selengkapnya »

Posted Desember 13, 2010 by Saproni M Samin in BUKU

MAAFKAN AYAH YANG SOK TAHU   Leave a comment

Seorang ayah sedang memeriksa buku PR anaknya.

“Loh kok PR Matematikanya belum di kerjakan? Bukankah ini PR untuk besok? Kenapa kakak tidak segera mengerjakanya?”
Tanya sang ayah dengan lembut
Anak kelas 3 SD itu menjawab.
“Sebentar Yah, aku kerjakan sebentar lagi”
Katanya juga dengan suara yang lembut. Baca entri selengkapnya »

Posted Desember 13, 2010 by Saproni M Samin in BUKU

Bahaya Budaya Menghukum Anak Didik   Leave a comment

Oleh: Rhenald Kasali (Ketua Program MM UI)

LIMA belas tahun lalu saya pernah mengajukan protes pada guru sebuah sekolah
tempat anak saya belajar di Amerika Serikat.

Masalahnya, karangan berbahasa Inggris yang ditulis anak saya seadanya itu telah
diberi nilai E (excellence) yang artinya sempurna, hebat, bagus sekali. Padahal
dia baru saja tiba di Amerika dan baru mulai belajar bahasa. Karangan yang dia
tulis sehari sebelumnya itu pernah ditunjukkan kepada saya dan saya mencemaskan Baca entri selengkapnya »

Posted Desember 13, 2010 by Saproni M Samin in BUKU

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.